Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Balada 29 Tahun + 1

Gambar
Sejak aku jatuh ke dalam lubang-hitam cinta dalam matamu,  sejak itu pula aku begitu mantap menatap dunia dan masa depan.  Aku hampir tak peduli lagi pada hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaanku di masa depan, tentang apakah ia cukup bergengsi atau bisa menghasilkan banyak uang:  Aku tak lagi membayangkan kesuksesan melulu tentang hal-hal yang demikian besar sekaligus mewah. Bagiku, hadirmu telah melengkapkan aku.. Mungkin kelak aku hanya ingin menjadi seorang penulis lirik lagu, yah hanya sebatas itulah kemampuanku.. Aku buta nada, tak bisa bermain gitar, apalagi bernyanyi. Tapi aku ingin menciptakan lagu-lagu yang tak akan pernah habis kau nyanyikan sepanjang hidupmu. Aku akan bahagia mendengarnya. Suara merdumu menyanyikan lagu-laguku di dapur, di kamar, di ruang makan, di teras sambil engkau bermain gitar atau di mana saja kau berada dengan tersenyum manis ke arahku.. dan aku mengiringimu hanya dengan tepukan tangan atau hentakan kaki yang b...

Meretas Tabir Langit

Gambar
Waktu melaju begitu cepat melintasi padang visi, Ada sebuah mimpi yang mungkin sudah terbaring lelah, Namun harapan pada cintalah yang membuatku berdiri lebih lama Walau selama itu hampa mewarna Meski pedih menerpa. Kutetap membelai waktu Barangkali kita memang telah dibukakan sebuah jalan untuk bertemu Namun jarak hanyalah soal hati Pada setangkai jingga di awal Juli, Terbenam cerita pada kerlip bahagia Di malam yang purnama kumenengadah, Saat aksara menghujam.. Malam ini aku akan bertemu denganmu.. Bidadari yang sebelumnya kukenali lewat senyum di potretmu juga merdu suaramu..  Matamu yang binar selalu mengingatkanku pada purnama Berkilat-kilat penuh pendaran Mungkin langit bisa kehilangan birunya Atau hujan dapat kehilangan rinainya Tapi cinta tak akan pernah kehilangan ceritanya Jatuh cinta pada pada pandangan pertama itu benar adanya Senyumanmu meluluhlantahkan segalanya Kita sepakat meninggalkan masa silam, Tetapi mungkin saja nanti kita akan diam-...